Tuesday, October 16
Home>>Kehamilan>>Hamil 3 Bulan Sering Kencing Perlukah Moms Waspada?
Kehamilan

Hamil 3 Bulan Sering Kencing Perlukah Moms Waspada?

Hamil 3 bulan sering kencing? Jangan dibawa ke tukang urut ya Moms! Perlu diketahui kalau masa kehamilan menyebabkan berbagai macam perubahan pada tubuh. Seringnya Moms buang air kecil ini tidak lain karena sejumlah sebab.

Idealnya dalam keadaaan normal Moms akan memproduksi urin sekitar 0,5cc setiap kg berat badannya. Sehingga nanti produksi urin per harinya sekitar 800cc-2000cc dengan catatan Moms minum air yang cukup.

Meski demikian, sebenarnya tidak ada patokan pasti seberapa banyak Moms buang air kecil. Pastinya setiap 6 jam sekali, setidaknya Moms sudah buang air minimal sekali.

Meningkatnya produksi air senin dalam keadaan hamil 3 bulan ini adalah hal yang wajar. Ini diakibatkan faktor hormonal dan juga reaksi penekanan pada kandung kemih. Sehingga sensisitifitasnya pun meningkat.

Hal lain yang menyebabkan Moms lebih banyak buang air kecil adalah karena infeksi saluran kemih. Akan tetapi hal ini diringi dengan rasa nyeri saat buang air seni, merasa anyang-anyangan, nyeri di area perut bawah, persendian, nyeri otot hingga terasa demam. Selain itu, saat Moms terinfeksi penyakit ini akan merasa bau urin sangat menyengat disamping mengalami penurunan nafsu makan, lemas, warna urin keruh dsb. Solusinya, Moms harus mengunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Selain hal-hal ini, beberap faktor berikut ini juga menyebabkan Moms lebih sering buang air kecil.

  • Moms terlalu banyak minum
  • Terpapar suhu dingin berlebihan
  • Mengalami panik, stres, takut dan cemas
  • Moms mengidap penyakit lain seperti prolapsus uteri, diabetes dsb

Bila Moms merasakan gejala yang mengganjal, ada baiknya melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menanyakan kondisi hamil 3 bulan sering kencing. Umumnya dokter akan menyarankan untuk USG dan tes urine demi memastikan apakah Moms mengidap penyakit tertentu.

Sementara Moms bisa menjaga kesehatan dengan tetap minum air dengan jumlah yang cukup. Hindari minuman berkafein tinggi dan batasi juga minuman kemasan. Pastikan tidak menahan air kencing saat benar-benar ingin buang air kecil. Dianjurkan Moms untuk mengurangi aktifitas seks yang beresiko. Konsultasikan dengan dokter tentang bagaimana melakukan hubungan badan secara aman di masa kehamilan terutama trimester pertama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *