Tuesday, September 25
Home>>Janin>>3 Keluhan Paling Umum Terjadi  Saat Usia Janin 3 Bulan
Janin

3 Keluhan Paling Umum Terjadi  Saat Usia Janin 3 Bulan

Ukuran janin 3 bulan idealnya sekitar 90mm dimana masih floating dalam ketuban. Berbeda dengan kehamilan 1 atau 2 bulan, morning sickness di bulan ke-tiga jauh berkurang. Moms barang kali merasakan lagi perubahan di dalam tubuh. Misalnya gairah seksual yang beranjak normal lagi.

Sebagian besar, saat wanita mengandung janin 3 bulan akan memiliki perut yang mulai membesar. Keinginan untuk buang air kecil pun semakin tinggi dan juga stretch marks yang mulai muncul.

Nah, terlepas dari hal-hal di atas, Moms baiknya mulai cermat dengan perubahan yang mengancam perkembangan bayi.

Gangguan Saat Janin 3 Bulan

Kehilangan Nafsu Makan

Hilangnya nafsu makan dialami sejumlah wanita. Ini dikarenakan ia masih mengalami morning sickness. Tidak jarang kalau Moms makan hanya dua suap, tiba-tiba muntah begitu saja. Ini memang mengganggu.

Untuk mengatasinya, Moms bisa membagi porsi makanan menjadi kecil-kecil dan diselingi cemilan yang tidak memicu muntah. Jadi, meskipun keadaan tubuh sangat sulit menerima makanan, pastikan Moms tetap memaksa karena di usia ini sangat penting buat usia si kecil.

Keluar Darah

Masa trimester pertama memang sangat mengganggu. Tidak sedikit diantara mOms yang mengeluarkan darah diiringi sakit pingging seperti menstruasi. Nah, pendarahan ini pun diakibatkan oleh sejumlah faktor, misalnya:

  • Luka karena berhubungan badan.
  • Tanda-tanda keguguran yang diiringi kram perut yang menyebar hingga ke pinggang.
  • Jalan lahir tertutup placenta.
  • Kehamilan etopik.
  • Mengalami infeksi yang ditandai dengan keluarnya keputihan.

Kram Perut

Tidak sedikit di antara Moms yang mengalami kram perut dengan sensasi nyeri. Pada dasarnya hal ini wajar kalau terjadi di trimester pertama. Penyebabnya pun bermacam-macam, antara lain:

Nyeri Ligamen – Nyeri ligamen ini juga disebut round ligamen pain yang merupakan jaringan penyokong rahim. Jaringan ini ada di sekitar rahim sampai lipatan paha. Ketika janin mulai berkembang, ligamen ini akan ikut meregang sehingga membuat Moms mengalami nyeri hebat.

Konstipasi – Umumnya konstipasi terjadi di masa hamil tua, tapi tidak sedikit juga yang mengalami hal ini juga. Ini dikarenakan level progesteron yang terus naik sehingga membuat perut kencang.

Paskah Berhubungan Badan – Ketika Moms mengalami orgasme, otot-otot akan ikut bereaksi sehingga hal ini juga ikut mempengaruhi rahim dan vagina. Jadi tidak heran kalau Moms mengalami kram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *